Tags

, , , ,

Yeah kembali lagi sama gue. Kali ini gue kepengen bahas mimpi-mimpi atau biar lebih enak dibaca, sebut aja impian. Ada juga yang bilang kalo impian itu sama dengan cita-cita. Ya enggak salah sih.

Impian gue dari kecil sampe sekarang udah lumayan sering gonta-ganti karena gue yang orangnya enggak konsisten. Semua lika-liku dari cita-cita dan impian gue udah tercatat manis di postingan ini. Catatan manis yang enggak begitu penting banget.

Udah selesai baca catatan yang enggak penting tadi? Lanjuuut.

Untuk impian gue yang sekarang, enggak ribet-ribet. Gue pengen jadi orang yang sukses luar dalem. Kalo kata orang-orang sukses dunia akhirat, kata gue sukses luar dalem. Sama aja kan? Tapi pas gue telusuri lagi ternyata impian “sukses luar dalem” gue itu gak sesimpel yang gue pikirin. Banyak tahapan-tahapan yang musti gue laluin. *ya kali lu mau sukses cepet, ya ikut om dukun*

Jadi impian gue bakal terbagi jadi 3 bagian.

1. Gue mau masuk PTN jurusan arsitek atau PWK tahun ini (Perencanaan Wilayah & Kota).

Kenapa harus jurusan arsitek atau PWK? Sebenernya itu rekomendasi bokap, tapi setelah gue pikir-pikir kayaknya gue emang ada minat kesana. Kenapa gue akhirnya minat kesana? Nah, gue minat sama nih 2 jurusan soalnya kalo gue masuk arsitek, dan berhasil, gue bisa ngerancang gedung-gedung atau bangunan-bangunan keren di kota-kota besar. Enggak nutup kemungkinan juga gue bakal ngerancang bangunan-bangunan untuk di desa biar daya tariknya bisa bersaing dengan daerah lain dan perekonomiannya makin bagus. Kalo udah sukses banyak duit, gue bikin villa untuk tempat santai-santai bareng keluarga.

Misalkan gue masuknya di PWK, gue akan berjuang untuk memperbaiki infrastruktur di kota-kota besar dulu. Gue pingin macet di kota-kota besar bisa ilang. Gue rasa pemerintah masih kurang bener aja ngatasinnya. Masak iya mau ngilangin macet dengan ngeluarkan mobil murah. Apa engggak bikin tambah macet. Solusi gue itu dengan bikin transportasi umum yang bagus banget. Kayak kereta bawah tanah di kota-kota besar di negara maju. Soalnya kalo transportasi umumnya udah bagus, nyaman dan aman, gue yakin masyarakat bakalan beralih naik transportasi umum tanpa harus dihimbau.

Yang pasti impian gue yang satu ini untuk turut andil membangun negara. Kacau gini, siapa yang bisa memperbaiki kalo bukan gue? Pemuda Indonesia yang bisanya cuma tidur! *……*

2. Kalo tahun ini enggak masuk PTN, gue mau ambil tes lagi tahun depan.

Ya intinya rencana gue di impian ini sama kayak diatas, beda di tahunnya aja.

3. Gue pengen bisa nulis novel fiksi yang terkenal (minimal ada yang tau).

Nah, ini juga jadi impian terselubung gue akhir-akhir ini. Nulis novel itu menurut gue asik, apalagi fiksi. Dengan modal imajinasi sama laptop kita udah bisa bikin karya yang bakalan dikenal luas. Kayak J. K. Rowling yang nulis Harry Potter sama J. R R. Tolkien yang nulis The Lord Of The Ring. Mereka punya imajinasi yang luas banget. Bikin karakter yang beda-beda sampe puluhan bahkan ratusan biji. Jalan cerita yang ciamik juga gue rasakan pas gue baca novelnya. Walaupun gue cuma baca novel Harry Potter yang ke 6, gue bisa rasain bedanya baca novel sama nonton filmnya.

JK-Rowling_1002500c

Tante J. K. Rowling

tolkien

Mbah J. R. R. Tolkien

Ada juga penulis Enid Blyton yang nulis Lima Sekawan, beuh gue demen banget tuh. Walaupun modal minjem doang novelnya, tapi cerita-ceritanyanya udah meresap. Imajinasi tanpa batas!

“Kapan elu akan merealisasikan impian lu?”

Untuk impian yang pertama, mungkin 5 tahun. 4 tahun kuliah, lulus (aamiin) terus kerja deh ngerancang-ngerancang atau ngerencana-ngerencana (aamiin).

Impian yang kedua(back up plan), 6 tahun. 1 tahun nganggur, 4 tahun kuliah, lulus (aamiin) terus ngerancang-ngerancang atau ngerencana-ngerencana.

Impian yang ketiga, menurut estimasi gue mungkin bisa lagi 10 tahunan. Apabila gue udah sukses dan punya waktu luang banyak, gue mau nulis, nulis dan nulis. (aamiin)

Semua impian gue diatas pasti butuh proses yang enggak sebentar. Mungkin aja bisa gue raih dengan kecepatan cahaya kalo aja gue punya jam pengatur waktu punya Hermione.

“Gimana kalo impian lu enggak tercapai?”

Pastinya gue sedihlah. Siapa yang gak sedih impiannya gak tercapai? Orang itu impian gue kok. Tapi semua itu adalah proses untuk kita jadi lebih baik. Kegagalan yang sekarang bisa kita pakai sebagai pengalaman di masa mendatang. Mungkin di masa mendatang, dengan kegagalan-kegagalan yang gue alami gue malah lebih sukses dari impian-impian yang gue buat. Who knows?

dreaming

tolong dimaafin muka dekilnya

 

I DECLARE, I WILL ACCOMPLISH MY DREAMS

Postingan ini dibuat karena ada seorang blogger namanya kaka Windamaki yang kepo dengan impian orang lain. Kepo tanpa batas!

==========================

Ngomong-ngomong, gue menang lomba berantas blogger copas kemarin. Dapetnya domain web.id. Tapi gara-gara gue pake wordpress yang gak bisa custom domain dari luar yah terpaksa gak gue daftarin 😦 .

=========================

Sumber gambar: Koleksi pribadi dan google

Advertisements