Tags

, , , , ,

Akhirnya ketemu lagi, akhirnya saya update blog lagi. Kira-kira udah 8 bulan sejak terakhir kali update.

Ohiya sebelumnya selamat tahun baru 2016!

Okelah, seperti yang semua tau, tiap semester jurusan saya ada yang namanya mata kuliah studio. Setelah kemarin di semester 2 lingkupnya kelurahan, semester tiga ini lebih seru lagi. Nama studionya Studio Perencanaan Desa, jadi udah jelas bahwa kami harus pergi ke desa untuk survei dan melakukan perencanaan disana.

Permulaan..

Tanggal 8 Agustus 2015 diadakan tes wawancara untuk menyeleksi mahasiswa yang kelompoknya bakalan diikuti oleh mahasiswa-mahasiswa dan profesor dari Jepang, tepatnya dari Universita Kyoto dimana ini adalah program dari dosen pengampu mata kuliah studio ini karena memang salah satu profesornya adalah profesor dari dosen saya waktu masih kuliah di Jepang dulu.

Setelah lama nungguin, pengumuman pun keluar. Ya, untungnya saya mau diterima oleh dosen. Bareng dengan 17 temen-temen yang lain. Kemudian dibentuklah 2 kelompok desa. Yang satu di Desa Argosuko, desa saya di Desa Gubuk Klakah. Keduanya ada di Kecamatan Poncokusumo.

Bakal didatengin orang Jepang, otomatis 18 orang ini harus cepet-cepet siapin segala keperluan dari penginapan di Desa, surat-surat ijin survei ke kantor desa, gak ketinggalan laporan pendahuluan, form survei, sama kuisioner yang akan di bawa desa. Kenapa harus cepet-cepet? Soalnya memang 2 kelompok ini dijadwalin survei duluan dari kelompok-kelompok yang lain, jadi ya gitu deh.. Dan sebagai koor kelompok yang baik, harus mau bolak balik desa untuk nge-dealin penginapan. Untung bapak ibu yang punya rumah enak. Tapi tetep aja enggak murah untuk nginep di Gubuk Klakah karena desa ini sejatinya direncanakan jadi Desa Wisata, makanya untuk bermalam harus mau bayar biaya penginapan yang judulnya homestay.

IMG_8248

Sampai di gapura masuk desa

Hari pertama survei diisi dengan survei guna lahan, komoditas, sama bikin janji ke tokoh-tokoh masyarakat untuk di wawancara.

IMG_8437

Siap survei

Peta Guna Lahan

Gini nih modelnya peta guna lahan

Kemudian malem harinya orang Jepangnya tiba di desa. Total ada 5 orang, dari mahasiswa ada Tatsu-san, Tomo-san sama Eto-san. Terus profesornya ada Prof. Hoshino dan Prof. Nakatsuka. Jangan kira ini mahasiswa-mahasiswa sepantaran kita ya. Eto-san udah mau ambil profesor, Tatsu-san S3, Tomo-san S2. Tapi umur mereka masih 20an semua, cuma Eto-san yang udah mau kepala tiga.

Survei dan jalan-jalan bersama orang Jepang

Setelah kedatangan orang-orang Jepang, rundown survei kami jadi sedikit lebih berat. Disatu sisi harus menyelesaikan survei, satu sisinya lagi harus jelasin ini dan itu ke mereka. Lebih sulit lagi kalau sedang wawancara dengan tokoh masyarakat, harus translate Jawa -> Indonesia -> Inggris. Tapi ya mungkin disanalah letak esensi survei bersama orang-orang asing. Mungkin kalau kita ada program ke Jepang bakalan diperlakukan kayak gitu juga.

IMG_8666

Wawancara bersama Pak Pardik, Dukun (Ketua Adat) Desa Gubuk Klakah

IMG_8655

Bingung antara nyimak cerita Bapaknya atau translate-in untuk para Profesor

Di studio ini pula kami dituntut untuk melakukan perencanaan dengan melibatkan masyarakat umum. Caranya? Yaitu dengan PRA (Parcitipatory Rural Appraisal) Pendekatan dengan menitik beratkan pada partisipasi masyarakat.

IMG_9038

Suasana saat PRA

IMG_9147

gak ada kegiatan lain selain foto-foto untuk mengabadikan kenangan

Di sela-sela kepadatan kegiatan survei, kami harus tetap mengacu pada jadwal yang dibuat oleh dosen kami. Namun acaranya agak sedikit melenceng. Di jadwal sih tertulis “sightseeing Bromo”, dan kami udah seneng tuh. Namun ternyata jalan ke Bromo kalau melalui Tumpang (Desa Gubuk Klakah – Desa Ngadas) masih ditutup karena ada perbaikan, maka jadwal pun diganti menjadi “sightseeing Coban (air terjun) Pelangi”. Enggak apa-apa lah yang penting masih ada sightseeing-nya.

IMG_8691

Persiapan bersama para asisten, dosen, dan teman-teman Desa Argosuko

IMG_8753

Foto-foto jadi agenda wajib

Mereka pulang, kembali ke realita..

Gak berapa lama mereka (orang-orang Jepang) pulang ke negaranya. Kami pun kembali lagi survei tanpa ada pertanyaan-pertanyaan seputar ini itu.

Tanpa disadari hari-hari untuk survei udah selesai. Data-data udah terkumpul, foto-foto dokumentasi udah terabadikan, kurang apa lagi? Jalan-jalan!

Sebelum pulang tentu saja kami menyempatkan diri pergi ke tempat wisata yang bener-bener tersembunyi dan medannya agak berat, yaitu Coban Trisula. Sebenernya Coban Trisula yang benerannya masih ada diatas, tapi entah gimana caranya naik kesana.

1445884509965

Udah kayak foto band

1445884539315

kelakukan..

Habis jalan-jalan kami pun balik ke Malang. Berkutat lagi dengan peta, laporan, revisi, deadline dan presentasi.

Presentasi Laporan Pendahuluan selesai..

Presentasi Laporan Hasil Survei selesai..

Presentasi Fakta dan Analisa selesai..

Presentasi Rencana pun selesai..

Bener-bener gembira kami waktu itu. Hasil jerih payah mengerjakan laporan dan peta sampai gak tidur akhirnya selesai dan terbalas dengan nilai yang memuaskan.

1451305301234

Cewek: (kiri ke kanan) Desy, Ike, Elsa, Balqis, Evelin. Cowok: (kiri ke kanan) Rahad, Iqbal, Egy, Abhi

Dan yang ditunggu-tunggu pun datang. Makan-makan bersama sekaligus merayakan ulang tahun Abhi dan Elsa.

IMG20160301210656

makan makan

IMG20160301221004

horeee!

Dengan ini Kelompok Jepang Desa Gubuk Klakah resmi ditutup. Semoga berhasil dengan kelompok masing-masing di studio selanjutnya..

You guys are the best team ever!!

====

Ngomong-ngomong, ini ada sedikit video. Mungkin bagi yang penasaran surveinya kayak gimana bisa nonton videonya. Gak lama kok, cuma 1 menitan

 

Advertisements